Tanaman Sidaguri Bisa Dimanfaatkan Sebagai Obat

Info Tentang Tanaman Sidaguri

Sidaguri atau biasa disebut dengan seleguri merupakan spesies tanaman semak dengan tinggi hingga 2 meter. Nama ilmiah dari sidaguri adalah Sida rhombifolia. Tumbuhan ini berasal dari famili Malvaceae. Banyak sebutan dari tanaman sidaguri, diantaranya guri atau saliguri di minangkabau, otok-otok di Jawa Tengah, tagghuir di Madura, kahidu di Sumba, selegui di Bali, digo di Ternate, dan masih banyak lagi sebutan lainnya. Sebaran dari tumbuhan semak ini mulai dari Asia, hingga Eropa.

Morfologi dari sidaguri bisa dikenali dengan mudah. Ia mempunyai banyak percabangan dengan pucuk-pucuk rantingnya yang berbulu. Batang muda berwarna hijau hingga keunguan. Untuk bagian bawah batangnya, kulit berwarna keabuan dan halus. Batang tanaman berbentuk silindris. Ia memiliki akar yang menancap ke tanah dengan kuat. akar tunggang menancap dalam ke bawah dan ditumbuhi akar serabut di sekelilingnya.

Daun tanaman seleguri berbentuk oval dengan ujung yang lancip. Permukaan daun terasa agak kasar saat disentuh. Warna daun bagian atas hijau, untuk bagian bawah hijau pucat dan mempunyai banyak bulu. Pertulangan daun menyirip dan menonjol dibagian bawah. Tangkai daun pendek. Daunnya adalah daun tunggal dengan letak berseling. Daun dapat memiliki panjang hingga 5 cm dengan lebar 2 cm.

Jenis bunga yang dimiliki adalah bunga tunggal. Bunga muncul dari ketiak daun serta ujung tanaman. Perbungaan memiliki tangkai panjang dan berukuran kecil. Mahkota bunga mempunyai warna kuning berbentuk segi lima. Mahkota bunga mekar saat siang hari dan hanya sebentar, kemudian layu. Kelopak bunga berwarna hijau. Bunga yang terpolinasi mempunyai buah dengan ruang yang berisi sekitar 8 sampai 10 biji. Biji pipih berbentuk setengah lingkaran dan pada ujungnya memiliki duri yang tajam. Saat muda, biji berwarna putih, lalu berubah menjadi hijau, cokelat dan terakhir saat telah kering berwarna hitam. Biji ini yang kemudian bisa tumbuh menjadi tanaman baru.

Tanaman sidaguri kerap tumbuh secara liar mulai dari tepi jalan, pekarangan rumah, hingga area pertanian. Ia dianggap sebagai gulma bagi sebagian besar orang. Ia bisa tumbuh di kawasan dengan air cukup hingga kering. Meski dianggap mengganggu, tapi tanaman sidaguri juga dapat dijadikan sebagai obat. Daun tanaman ini bisa dijadikan obat bisul, serta menurunkan kadar asam urat dalam darah. Untuk bagian akarnya juga daopat digunakan untuk obat reumatik hingga asma.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Sidaguri Bisa Dimanfaatkan Sebagai Obat Untuk Banyak Penyakit“. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Wikipedia. “Seleguri”. https://id.wikipedia.org/wiki/Seleguri (diakses 21 April 2026).

Jurnal Farmaka UNPAD. “Aktivitas, Mekanisme Aksi, Dan Toksisitas Sidaguri (Sida Rhombifolia L.) Sebagai Antihiperurisemia.”. https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/12414/pdf