PEGAR EMAS ATAU GOLDEN PHEASANT, BURUNG YANG MENAWAN DARI TIONGKOK

Pegar emas atau yang kerap disebut sebagai golden pheasant ini menjadi salah satu burung dengan penampilan menawan yang kini banyak dipelihara, bahkan juga diternakkan oleh orang-orang. Pejantan dari burung ini dikenal dengan variasi bulu yang banyak warna dan memiliki warna bulu kuning-keemasan yang menjadikannya disebut sebagai golden pheasant. Tidak hanya bulu yang berwarna, pegar emas juga diberkahi dengan ekor yang panjang, yang semakin menambah kesan menawannya si burung.

Ragam Info Tentang Burung Pegar Emas Atau Golden Pheasant

Pegar emas atau yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan golden pheasant adalah jenis burung bertubuh besar dari genus Chrysolophus, suku Phasianidae. Nama ilmiah dari burung ini adalah Chrysolophus pictus. Nama ilmiah dari pegar ini berasal dari Bahasa Yunani kuno, yaitu khrusolophos yang berarti “dengan lambang emas”, serta pictus yang berarti “dicat”. Ia merupakan spesies burung endemik yang berasal dari wilayah pegunungan barat Tiongkok. Namun sekarang, burung ini telah banyak dilepas liarkan dihutan-hutan di Banyak Negara di Benua Eropa, Amerika, Australia, hingga ke Oceania. Tidak hanya dilepaskan di alam liar, burung pegar ini juga banyak dibudidayakan dan dipelihara oleh masyarakat. Hal ini terkait dengan wujudnya yang menawan.




Ia adalah burung yang suka beraktivitas ditanah. Mereka menggunakan kemampuan terbangnya untuk berpindah tempat dan juga naik ke atas pohon untuk tidur. Makanan dari burung ini adalah biji-bijian, buah-buahan berukuran kecil seperti beri-berian, serangga dan larvanya, hingga invertebrata (contohnya cacing,). Pegar emas betina dapat bertelur hingga 12 butir. Warna cangkang telurnya putih hingga kecokelatan seperti telur ayam kampung. Betina akan mengerami telurnya dalam waktu 22-23 hari.

Burung pegar emas jantan dan betina memiliki perbedaan warna bulu yang begitu terlihat saat telah dewasa. Si betina hanya memiliki bulu berwarna cokelat dan hitam dan ekor yang lebih pendek daripada si betina, (panjang bulu ekornya hanya setengah dari panjang bulu ekor si pegar emas jantan).

Sedangkan untuk pegar emas jantan dewasa memiliki penampilan yang begitu indah dengan banyak variasi warna bulu, serta bulu ekor yang panjang. Penampilan pejantan yang begitu menawan ini digunkan untuk menarik lawan jenis untuk menjadi pasangannya. Ekornya menyumbang sepertiga dari panjang tubuhnya. Warna kuning-keemasan pada burung ini terdapat pada jambulnya yang tampak seperti mahkota. Warna kuning keemasan juga terdapat pada punggung belakang dibawah sayapnya. Pada bagian leher, terdapat perpaduan warna jingga dan hitam. Punggung bagian atas berwarna biru mengkilap, lalu dada, perut hingga punggung samping memiliki bulu berwarna merah. Warna merah juga terdapat pada sedikit bulu ekornya. Pada sayapnya terdapat warna hitam dengan kilauan biru, dan sedikit warna putih. Untuk bulu ekor yang panjang memiliki motif bloro, yaitu putih dan hitam. Dan pada bagian paha, terdapat warna cokelat. Warna bulu perpaduan cokelat dan hitam juga terdapat pada bagian dubur.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Pegar Emas Atau Golden Pheasant, Burung Yang Menawan Dari Tiongkok. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Wikipedia. “Chrysolophus pictus”. https://id.wikipedia.org/wiki/Chrysolophus_pictus (diakses 07 Maret 2022).