TEKNIK-TEKNIK MENGAWETKAN IKAN KONSUMSI MANUSIA

Ikan Kembung Memiliki Harga Yang Terjangkau
Ikan Kembung Memiliki Harga Yang Terjangkau, Teknik-teknik Mengawetkan Ikan Konsumsi
Sumber Gambar : https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/2442041?lang=id&type=regency

Ikan konsumsi menjadi salah satu sumber protein yang begitu bermanfaat bagi tubuh manusia. Terdapat begitu banyak jenis ikan yang dapat dikonsumsi oleh manusia, baik yang hidup di air tawar maupun air asin. Setelah ditangkap dan dikeluarkan dari air, tentu ikan akan mati. Lalu akan segera membusuk. Ikan yang telah mati dapat bertahan sekitar satu 12 jam tanpa diawetkan. Tujuan dari pengawetan ikan atau bahan pangan dari hewan ini bertujuan untuk mencegah adanya bakteri yang akan membuatnya busuk. Terdapat beberapa teknik-teknik mengawetkan ikan konsumsi supaya dapat menunda kebusukannya, diawetkan dalam keadaan mentah, atau juga yang diawetkan dengan mematangkannya (dimasak). Dibawah ini beberapa cara pengawetan ikan atau hewan air konsumsi manusia.



Jenis-jenis Teknik Mengawetkan Ikan Konsumsi Untuk Menunda Kebusukannya

  • Dimasak

Ikan yang dimasak juga bisa memperpanjang masa bertahan ikan dari kebusukan. Memang cara ini tidaklah bertahan hingga waktu yang lebih lama seperti halnya tiga cara diatas. Tapi setidaknya, memasak ikan atau hewan air lainnya bisa membuatnya bertahan selama satu hari lagi setelah penangkapan ikan. Aneka masakan ikan ini bisa dari menggoreng, membakar, dipanggang, direbus, dikukus, disangrai, diasapi (seperti diatas, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jika ingin lebih lama juga bisa, yaitu dengan memanaskan masakan kembali.

  • Pengasapan

Pengasapan juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengawetkan ikan. Ini saya masukkan dalam salah satu jenis pengawetan ikan sebab memang tidak sama dengan ikan cara memasak ikan biasa. Dan ikan asap juga masih dimasak lagi walau sudah matang karena proses pengasapan. Praktek pengasapan ini biasa dijadikan salah satu solusi agar ikan tetap awet tanpa harus dibekukan. Proses pengasapan cukup mudah, anda hanya mengasapinya dengan asap dari pembakaran kayu, sabut dan batok kelapa. Lama pengasapan tergantung dari ukuran ikan. Pengasapan ini membuat ikan matang, sehingga ia akan bertahan lebih lama. Jadi ketika telah selesai, anda juga bisa langsung memakannya. Namun, biasanya ikan hasil pengasapan akan dimasak dulu dengan cara lainnya seperti di kukus, digoreng, di pepes dan lain sebagainya. Ikan asap dapat bertahan sekitar sehari-semalam tanpa di awetkan lagi dengan es.

  • Dibekukan Dengan Es

Membekukan ikan konsumsi menjadi salah satu cara untuk menjadikannya awet dan tidak busuk. Cara ini juga dapat digunakan untuk mengawetkan daging hewan lain seperti ayam, kambing, sapi, kerbau, dan masih banyak lagi yang lainnya. Begitu pula dengan hewan air selain ikan seperti cumi, gurita, sotong, udang, kepiting, dan lain-lain. Untuk orang rumahan yang memiliki lemari pendingin atau kulkas, dan freezer ini bukanlah hal yang merepotkan karena tinggal memasukkanya dalam ruang pembekuan. Namun untuk nelayan penangkap, penjual, atau pengirim ikan ke daerah lain yang jauh bahkan sampai ke luar Negeri agar bisa tetap segar, salah satu caranya adalah dengan menggunakan es batu, ada pula yang menambahkan dengan garam. Sebab dengan garam, es batu dapat bertahan lama dan menunda mencairnya es. Namun kini telah ada teknologi pendingin sendiri untuk mengirim ikan atau daging agar tetap terjaga kesegarannya.

  • Pengasinan

Mengasinkan ikan dengan garam juga menjadi salah satu cara untuk mengawetkan ikan. Cara ini juga biasa digunakan untuk pengawetan hewan air selain ikan seperti udang, keluarga chepalophoda (cumi-cumi, gurita, dan sotong). Untuk mengasinkannya, daging ikan atau hewan-hewan air tersebut diberi garam dalam jumlah yang besar, kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari sampai kering. Untuk pemberian garamnya juga berbeda-beda, ada yang ditaburi, diolesi, dan direndam dalam air garam (asin). Ikan asin bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Sebelum dikonsumsi manusia, ikan asin dimasak terlebih dahulu. Untuk cara memasaknya juga begitu bervariasi tergantung pada anda sendiri.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Teknik-teknik Mengawetkan Ikan Konsumsi Manusia. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.