MENGENAL SAPI ACEH, SALAH SATU JENIS SAPI LOKAL INDONESIA

Sapi aceh merupakan salah satu jenis sapi lokal asli Indonesia. Sebaran utama dari jenis sapi ini terdapat di wilayah Provinsi Aceh (Nangroe Aceh Darussalam). Sapi ini menjadi salah satu jenis sapi lokal utama asli Indonesia selain sapi Madura, sapi Bali, sapi pesisir, serta sapi katingan. Sapi Aceh telah dipelihara dan di Budidayakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya aceh secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu. Tidak diketahui dengan jelas garis keturunan serta genetik dari sapi Aceh. Namun diperkirakan, ia merupakan sapi dari hasil persilangan antara banteng lokal (Bos sondaicus) dengan sapi zebu dari India.

Serba-Serbi Informasi Tentang Sapi Aceh, Salah Satu Jenis Sapi Lokal Indonesia

Sapi Aceh Jenis Sapi Lokal Indonesia
Sumber Gambar : http://ps2atl.usk.ac.id/index.php?start=6

Sapi Aceh merupakan salah satu jenis sapi lokal Indonesia. Sesuai dengan nama yang melekat pada sapi ini, ia adalah sapi yang berasal dari Aceh dengan persebaran utama juga di daerah tersebut. Diperkirakan bahwa sapi Aceh adalah hasil dari persilangan antara banteng lokal (Bos sondaicus) dengan sapi zebu dari India. Sapi aceh telah menjadi hewan ternak serta dibudidayakan oleh masyarakat di Aceh secara turun-temurun sejak ratusan tahun yang lalu. Sebagai jenis sapi lokal yang telah lama di Indonesia khususnya di daerah Aceh, tentu ia telah berdaptasi dengan lingkungan hidup, cuaca, suhu, serta pakan. Jadi untuk memelihara sapi ini di Indonesia, tidak perlu banyak adaptasi.




Ada banyak karakteristik atau ciri-ciri khas dari sapi Aceh yang membedakannya dengan jenis sapi lokal lain, diantaranya:

  • Warna bulu yang mendominasi pada sapi Aceh dewasa yang jantan dan betina umumnya berbeda. Sapi jantan memiliki bulu merah kecokelatan, sedangkan untuk sapi betina memiliki warna bulu merah bata. Terdapat warna putih pada sekeliling mata, telinga bagian dalam serta bibir. Untuk leher, jantan memiliki warna bulu yang lebih gelap dibandingkan si betina. Punggung memiliki garis cokelat tua hingga kehitaman. Bokongnya cokelat muda. Kaki-kaki bagian bawah memiliki warna keputihan sedangkan warna pahanya cenderung ke merah bata. Ujung ekor berwarna hitam, kemudian rambut ekor berwarna cokelat tua hingga hitam.
  • Sapi Aceh jantan memiliki punuk. Untuk gelambir dan tanduk terdapat pada sapi jantan maupun betina. Tanduk tumbuh ke arah samping kemudian mengarah ke atas. Bentuk muka dan punggung umumnya cekung. Telinga berukuran kecil, mengarah kesamping, dan tidak menempel atau tidak terkulai.
  • Jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar dan panjang dibandingkan betina. Panjang tubuh sapi Aceh jantan 121 ± 26 cm, serta betina 105 ± 22 cm.  Tinggi gumba jantan 116 ± 24 cm, dan betina 102 ± 21 cm. Lingkar dada sapi Aceh jantan 153 ± 23 cm, serta betina 127 ± 27 cm. Bobot tubuh jantan dewasa dengan usia 3-4 tahun dapat mencapai 300-400 kg, untuk betina antara 200-300 kg dengan karkas 49-51%.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Sapi Aceh, Salah Satu Jenis Sapi Lokal Indonesia. Tulisan ini merupakan pemikiran penulis berdasarkan pada pengetahuan, pengamatan, dan juga dari referensi yang penulis ketahui. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Provinsi Jawa Barat. “Mengenal Sapi Pasundan Sebagai Ternak Asli Jawa Barat”. http://dkpp.jabarprov.go.id/post/664/mengenal-sapi-pasundan-sebagai-ternak-asli-jawa-barat (diakses 23 Januari 2022).

Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Sapi Aceh”. http://bibit.ditjenpkh.pertanian.go.id/content/sapi-aceh

“Keputusan Menteri Pertanian (KEPMENTAN) Tentang Penetapan Rumpun Sapi Aceh”. http://bibit.ditjenpkh.pertanian.go.id/sites/default/files/Sapi%20Aceh.pdf

Mirza, Iskandar dkk. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, Repositori Publikasi Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Plasma Nutfah Dan Pelestarian Sapi Aceh”.  http://repository.pertanian.go.id/bitstream/handle/123456789/11897/sapi%20lokal2013.pdf?sequence=1&isAllowed=y