MENGENAL RAS DOMBA MERINO YANG BERASAL DARI SPANYOL

Domba Merino Berasal Dari Spanyol

Domba merino adalah ras domba yang berasal dari wilayah Extremadura, di Spanyol bagian barat daya. Ras domba ini pun kemudian introduksi ke banyak Negara di Eropa serta luar Eropa, bahkan juga sampai di Australia serta Selandia Baru. Sekarang juga telah tersebar di Indonesia. Jenis rumpun domba ini mempunyai dua tujuan dalam pemeliharaannya, yaitu untuk dimanfaatkan daging, dan yang kedua adalah wolnya.

Ragam Info Tentang Ras Domba Merino

Domba Merino Berasal Dari Spanyol
Sumber Gambar : https://id.wikipedia.org/wiki/Merino

Domba merino menjadi satu dari sekian banyaknya ras atau rumpun domba yang ada di dunia. Si domba berbulu keriting ini memang dikenal berasal dari Spanyol. Sekitar abad ke 12 hingga 13 domba ini dihasilkan di Extremadura, di Spanyol bagian barat daya lewat pemuliaan atau perbaikan genetiknya melalui perkawinan silang selektif dari domba betina Spanyol dengan domba Impor pada beberapa periode berbeda. Namun, adapula yang berpendapat bahwa domba ini berasal dari Negara Maroko.

Ras domba merino tidak hanya menghasilkan daging sebagai sumber pangan bagi manusia. Ia juga memiliki wol yang lebat dan biasa dimanfaatkan sebagai material untuk membuat pakaian. Jadi, peternakan dari domba merino bisa dikatakan memiliki dua fungsi. Dalam satu tahun, domba merino dewasa dapat menghasilkan 6,4 – 8,4 kg wol. Sampai sekarang, domba merino masih dikenal sebagai domba dengan bulu wol terlembut.

Pada abad ke 15 hingga 16 Masehi, Spanyol menjadi Negara yang memegang monopoli perdagangan wol domba. Hal ini pun ikut memberikan pengaruh terhadap perkembangan ekonomi Negara. Di Abad ke 18, domba ini telah dikembangkan menjadi tipe domba merino yang lebih baik lagi di Selandia Baru serta Australia. Lalu terciptalah subtipe domba merino modern, salah satunya disebut sebagai poll merino atau dikenal sebagai Australian merino, karena memang berasal dari Australia. Domba poll merino mempunyai fisik yang lebih besar daripada domba merino biasa. Saat ini, Selandia Baru serta Australia telah mendominasi pasar (penghasil terbesar) wol domba merino dunia.



Domba merino mencapai masa dewasa sekitar ±12 – 15 bulan untuk si betinanya, dan ± 18 – 36 bulan. Umumnya, domba merino dapat beranak hingga 2 ekor, tapi juga bisa lebih. Pada dasarnya domba merino mempunyai bulu wol putih, namun karena kotor warnanya pun tampak cokelat. Domba merino mempunyai tanduk spiral yang panjang. Tetapi untuk subtipe atau subkultivar domba poll merino hanya mempunyai tanduk kecil, bahkan juga banyak yang tidak mempunyai tanduk. Tidak memiliki tanduk juga menjadi salah satu kelebihan dari poll merino, sebab mengurangi resiko luka pada bagian tanduk akibat perkelahian. Domba yang tidak mempunyai tanduk juga lebih mudah untuk berkoloni. Domba merino juga dikenal mempunyai sifat yang bersahabat dengan manusia (jinak).

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Ras Domba Merino Yang Berasal Dari Spanyol”. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Wikipedia. “Merino”. https://id.wikipedia.org/wiki/Merino

 “Poll Merino”. https://en.wikipedia.org/wiki/Poll_Merino

Yogya Benih, DPKP (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) Daerah Istimewa Yogyakarta. “Cara Beternak Domba Merino”. https://jogjabenih.jogjaprov.go.id/read/dbb775ccbdc7a31e5f971792cfc0e3ef64aa5bc4de7c01a5036c7776d54a73c93208 (diakses 27 April 2022).