LOBAK, TANAMAN DENGAN UMBI YANG BIASA DIJADIKAN SAYUR

Umbi Tanaman Lobak

Lobak termasuk dalam suku tanaman kubis-kubisan (Brassicaceae) yang dijadikan sumber pangan manusia. Namun, berbeda dengan tanaman kubis serta sawi yang dimakan batang beserta daunnya, bagian dari tanaman lobak yang dimakan manusia dan diolah menjadi sayur adalah umbinya. Umbi tanaman lobak begitu mudah dikenali, sebab memiliki warna kulit dan inti berwarna putih. Bentuk dari umbi lobak sendiri mirip dengan umbi wortel yaitu kerucut, bagian atas besar, lalu semakin kecil ke bawah.

Info Tentang Tanaman Lobak

Umbi Tanaman Lobak
Sumber Gambar : https://www.karokab.go.id/id/potensi-daerah/pertanian/679-lobak

Lobak (Raphanus sativus) adalah tanaman terna semusim bermarga Raphanus, dari familia Brassicaceae atau Cruciferae. Tanaman sayur ini berasal dari Tiongkok. Nama lobak juga lebih dikenal dan digunakan untuk menyebut umbi dari tanaman ini. Tumbuhan dengan bentuk umbi mirip dengan umbi wortel ini juga telah banyak ditanam di Indonesia. Pada dasarnya, tumbuhan lobak bisa ditanam pada wilayah dataran rendah dan dataran tinggi. Namun, di Indonesia yang mempunyai curah hujan tinggi, tanaman ini lebih banyak dibudidayakan di dataran tinggi.

Karakteristik lahan yang ideal untuk bertani lobak diantaranya: tanah yang gembur dan tidak terdapat kerikil (batu-batu kecil), subur dengan kandungan humus yang tinggi, tingkat keasaman atau pH 5 hingga 6, mempunyai irigasi yang baik. Penanaman baik dilakukan ketika musim hujan dan awal musim kemarau. Normalnya, lobak dapat dipanen saat usia dua bulan setelah masa panen.

Tanaman lobak biasa diperbanyak lewat biji. Namun, tanaman ini juga dapat diperbanyak lewat tunas yang muncul dari percabangan umbi. Tapi, biasanya umbi yang bercabang dinilai berkualitas rendah, jadi tanaman lobak biasa diupayakan agar tidak memiliki percabangan umbi.

Umbi dari tanaman lobak mempunyai banyak kandungan gizi, beberapa diantaranya asam folat, betakaroten, vitamin C dan E, kalsium, kalium, mangan, omega 3 dan masih banyak lagi yang lainnya. Mengkonsumsi umbi lobak juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Umbi lobak sendiri dapat digunakan sebagai obat untuk ganguan ginjal, demam, batuk, mencegah stroke dengan cara mencegah penggumpalan lemak atau mineral dalam pembuluh darah, dan masih banyak lagi manfaat lain ketika mengkonsumsi umbi lobak. Olahan dari umbi lobak cukup banyak dan juga mudah. Ia bisa diolah menjadi asinan, acar, campuran soto, dll.



Morfologi Dari Tanaman Lobak

Tanaman lobak mempunyai tidak mempunyai batang sejati. Hanya terdapat daun dengan tangkai panjang yang menempel pada umbi tanaman. Tinggi dari tanaman dapat mencapai satu meter. Tangkai atau tandan daun berwarna hijau keputihan dengan daun-daun kecil yang menempel pada sisi kanan dan kiri daun berpasangan. Bentuk daun disisi kanan dan kiri tandan berbentuk oval, sedangkan pada ujung tangkai melebar. Tiap daunnya tidak mempunyai tangkai. Warna daunnya hijau, mempunyai gerigi pada tepinya, serta lemas. Alur pertulangan daunnya menyirip. Dibagian bawah terdapat umbi berbentuk kerucut atau silindris dengan ujung mengecil, bagian besar berada diatas, sedangkan bagian bawah kecil. Pada umbi lobak juga terdapat akar-akar serabut. Umbi mempunyai kulit berwarna putih hingga hijau dibagian atas dekat tangkai daun.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Lobak, Tanaman Dengan Umbi Yang Biasa Dijadikan Sayur. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Biodiversity Warriors Kehati Indonesia. “Lobak”. https://biodiversitywarriors.kehati.or.id/artikel/lobak/

Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Umbi Lobak Lawan Demam Tinggi”. https://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/umbi-lobak-lawan-deman-tinggi-umbi-lobak-lawan-deman-tinggi (diakses 27 April 2022).

Wikipedia. “Brassicaceae”. https://id.wikipedia.org/wiki/Brassicaceae

  “Lobak”. https://id.wikipedia.org/wiki/Lobak