LILY HUJAN, TANAMAN HIAS YANG SERING BERBUNGA DAN TUMBUH SUBUR SAAT MUSIM HUJAN

Tanaman Hias Lily Hujan

Lily hujan menjadi salah satu kelompok tanaman yang masih dalam satu genus atau marga tanaman Zephyranthes dari suku Amaryllidaceae yang sering digunakan untuk memperindah taman, hingga pekarangan atau biasa disebut sebagai tanaman hias. Dari suku tanaman ini, dikelompokkan lagi menjadi banyak lagi. Salah satu dari genus tanaman lili yang banyak ditanam oleh orang-orang di Indonesia adalah Lily Hujan. Tanaman hias lily hujan ini dikenal sering berbunga dan tumbuh subur saat musim hujan atau pada kondisi tanah atau media tanam yang lembab.

Ragam Info Tentang Tanaman Hias Lily Hujan

Tanaman Hias Lily Hujan

Lily hujan merupakan nama dari marga atau genus tanaman tropis yang berasal dari Benua Amerika bagian Selatan dan Utara. Ada banyak sebutan dari kelompok tanaman ini, diantaranya lily hujan, lili peri, bunga hujan, serta bunga zephyr. Dalam klasifikasi ilmiahnya, nama tanaman lily hujan adalah Zephyranthes sp. Genus ini masuk dalam suku tanaman Amaryllidaceae, bersama dengan sekitar 60 marga lainnya. Dalam marga tanaman lili hujan, juga terdapat banyak anggota, yaitu sekitar 70 spesies.

Meski menyandang nama lily atau lili, namun marga dari tanaman lily hujan dan lily (bakung). Mungkin karena terdapat beberapa kemiripan morfologi, maka mereka menyandang nama lily. Tanaman lily hujan biasa dimanfaatkan untuk tanaman hias oleh masyarakat secara luas di Indonesia. Perbanyakan dari tanaman ini bisa dilakukan lewah peranakan tunas tanaman, atau juga dari biji. Namun untuk biji, pertumbuhannya lebih lambat, jadi lebih sering diperbanyak lewat umbi tanaman.

Tumbuhan lily hujan menjadi jenis tanaman yang cukup menarik. Dalam satu rumpunnya akan muncul bunga yang bergantian ketika musim hujan atau media tanam yang lembab. Tanaman juga akan tumbuh dengan subur ketika telah datang musim penghujan. Untuk membuat tanaman tetap subur dan berbunga, caranya adalah dengan menjaga kelembaban dari tanah atau media tanamnya. Namun jangan terlalu banyak kandungan air dalam media tanam, sebab bisa menjadikan umbi tanaman membusuk dan mati.



Pemerian Tanaman Lily Hujan

Tanaman lily hujan tidak memiliki batang sejati. Yang menempel pada umbi tanaman, sebenarnya adalah daun yang ditutupi lapisan warna kulit warna putih seperti pada tanaman bawang bombai. Umbi tanaman ini berbentuk membulat berwarna putih yang juga seperti umbi bawang bombai.

Kemudian untuk daunnya pipih yang memanjang berwarna hijau, bagian tengah daun cekung ke dalam, ujung daun tumpul namun mengecil seperti ujung tombak, permukaan daun halus, alur daun lurus, dan tidak memiliki tangkai. Tinggi dari daun saat masih berdiri bisa lebih dari 20 cm.

Bunga akan muncul dari tengah tanaman. Bunga memiliki tangkai panjang silindris hingga agak pipih berwarna hijau gelap dengan bagian tengah yang berlubang. Ditangkainya juga terdapat seludang bunga tipis berwarna hijau gelap saat masih basah, dan cokelat ketika kering. Bunga berbentuk terompet dengan mahkota yang berjumlah 6-8 lembar. Mahkota bunga berwarna cerah, ada yang berwarna merah muda, kuning, putih, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bunga mekar dapat bertahan hingga 2 hari. Ditengah bunga terdapat 6 benang sari dengan kepala kuning dan sebuah putik berwarna putih atau merah jambu yang lebih panjang dibandingkan ukuran benang sari.

Dari bunga yang terbuahi akan muncul buah. Buah batu berbentuk bulatan yang bertumpuk 3. Didalam buah ini terdapat biji bulat yang keras dengan warna hitam saat kering. Biji ini bisa dijadikan sebagai benih dari tanaman lily hujan.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Cermai, Tanaman Dengan Buah Rasa Asam Yang Kini Sudah Langka”. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Balai Penelitian Tanaman Hias, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Lili Hujan (Zephyranthes sp.)”. http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berita-849-lili-hujan-zephyranthes-sp.html (diakses 20 Maret 2022).

Wikipedia. “Amaryllidaceae“. https://id.wikipedia.org/wiki/Amaryllidaceae

 “Lili Hujan”. https://id.wikipedia.org/wiki/Lili_hujan

 “Lili Hujan Merah Jambu”. https://id.wikipedia.org/wiki/Lili_hujan_merah_jambu