BUNGA ANGGREK BULAN, SI BUNGA CANTIK YANG MENJADI SALAH SATU BUNGA NASIONAL INDONESIA

Bunga Anggrek Bulan

Anggrek hias dikenal menjadi salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan oleh orang-orang. Terdapat begitu banyak jenis tanaman dari suku Orchidae ini yang memiliki bunga cantik. Tidak hanya tampilan bunga yang cantik, sebagian dari bunga-bunga ini juga memiliki aroma yang harum. Di Indonesia sendiri, jumlah dari tanaman anggrek begitu melimpah. Salah satu diantara banyaknya jenis anggrek tersebut adalah Anggrek bulan. Bunga ini memiliki posisi yang penting di Indonesia. Karena anggrek bulan menjadi sebagai salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia.

Info Tentang Bunga Anggrek Bulan Yang Menjadi Salah Satu Bunga Nasional Indonesia

Bunga Anggrek Bulan
Sumber Gambar : https://dispertan.semarangkota.go.id/products/anggrek-bulan/

Anggrek bulan merupakan spesies tanaman epifit tropis yang berasal dari  familia Orchidaceae atau yang biasa disebut orchid. Nama ilmiah dari tanaman anggrek bulan adalah Phalaenopsis amabilis. Ia pertama kali ditemukan dan di identifikasi secara ilmiah oleh ahli botani asal Belanda yang bernama Dr. C.L. Blume. Tanaman ini adalah spesies tanaman asli Indonesia. Selain di Indonesia, persebaran alami dari tanaman ini juga terdapat di Beberapa Negara Asia Tenggara yaitu Malaysia, Filipina serta ke Benua Australia.

Anggrek bulan dijadikan sebagai bunga Nasional Indonesia berdasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 4 tahun 2003 tentang Satwa Dan Bunga Nasional. Ia menjadi satu diantara tiga jenis bunga Nasional Indonesia bersama dengan bunga melati dan Rafflesia arnoldi.

Tumbuhan ini hidup secara alami dengan menempel pada batang tanaman-tanaman besar yang berkayu. Ketika ditanam sebagai tanaman hias, anggrek bulan akan ditanam dalam pot dengan media tanam akar pakis, serabut kelapa, atau arang. Tanaman anggrek bulan dapat tumbuh di wilayah dataran rendah hingga wilayah ketinggian 600 mdpl. Anggrek bulan termasuk dalam tanaman yang tidak menyukai banyak paparan sinar matahari. Karena hal ini pula, ia cocok jika dijadikan tanaman hias yang ditaruh pada balkon atau teras rumah mana sinar matahari hanya mengenainya dalam rentang waktu yang singkat.



Morfologi Dari Tanaman Anggrek Bulan

Anggrek bulan memiliki batang berwarna hijau, berbentuk bulat, mengembung pada bagian bawah dengan garis-garis yang jelas dan cekung. Batang yang membesar digunakan untuk menyimpan candangan makanan. Akar menempel pada batang bagian bawah tanaman serta ruas batang bagian atas. Dari ruas batangnya juga bisa tumbuh tunas. Pada tangkai bunga juga bisa tumbuh tunas baru.

Akar tanaman anggrek bulan adalah akar tunggang yang menempel kuat pada batang tanaman atau media tanamnya. Warna akar muda putih, dan saat telah tua berwarna hijau atau abu-abu. Bentuk akar bundar dan memanjang dengan ujung yang mengecil namun tidak begitu tajam.

Daun anggrek bulan tebal, berbentuk oval hingga lonjong, bagian ujung meruncing, berwarna hijau tua, permukaan halus, tidak bertangkai, dan langsung menempel pada pelepah daun. Daun juga kaku dan memiliki kandungan air yang tinggi didalamnya.

Bunga menjadi bagian yang cantik menjadi salah satu daya tarik dari tanaman anggrek bulan, sebab memiliki warna mahkota yang cerah dan berbeda dengan warna bagian tanaman lainnya. Perbungaan dari anggrek bulan adalah bunga majemuk dengan tandan yang bercabang-cabang. Pada tiap cabang tandan akan terdapat malai memanjang dengan jumlah bunga yang banyak. Letak bunga berseling pada sisi tandan yang berbentuk bulat. Terdapat banyak variasi warna dari mahkota bunga anggrek bulan, diantaranya dominasi putih, merah, kuning, ungu, merah dengan bintik putih, kuning dengan bintik putih, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mahkota kecil dibagian tengah juga bisa memiliki tepi yang berbeda warnanya dengan warna dominasi utama bunga. Pada bagian tengah bunga, putik dan benangsari bisa memiliki warna yang seragam dengan mahkota, bisa juga berbeda. Diameter dari bunga ini bisa sampai 10 cm. Bunga anggrek ini dapat bertahan lama dalam keadaan mekar, kira-kira bisa sampai 2 bulan lebih. Tidak hanya memiliki penampilan yang cantik, bunga anggrek bulan juga mengeluarkan aroma harum yang semerbak.

Reproduksi dari tanaman ini tidak hanya terjadi lewat tunas atau anakan. Tanaman ini juga berkembang-biak lewat biji. Biji anggrek bulan berukuran kecil dan terdapat didalam buah yang berbentuk oval. Buah ini sering dimakan oleh burung, monyet, dan hewan herbivora lainnya. Dan ketika jatuh dipohon yang lain dan kondisinya mendukung bisa tumbuh menjadi tanaman baru.

Demikian penjelasan singkat terkait dengan “Bunga Anggrek Bulan, Si Bunga Cantik Yang Menjadi Salah Satu Bunga Nasional Indonesia. Tulisan ini juga berdasarkan pengetahuan, pengamatan, pendapat pribadi penulis dan juga dari referensi. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan atau Informasi! Terima Kasih.

Referensi :

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo. “Mengenal Si Cantik Phalaenopsis amabilis, Puspa Pesona Indonesia”. https://dlh.kulonprogokab.go.id/detil/1072/mengenal-si-cantik-phalaenopsis-amabilis-puspa-pesona-indonesia (diakses 24 Maret 2022).

Wikipedia. “Anggrek Bulan”. https://id.wikipedia.org/wiki/Anggrek_bulan